Menteri PUPR Tekankan Pengabdian Tanpa Batas bagi Lulusan STT PU
JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, memberikan arahan strategis kepada para lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Pekerjaan Umum (STT PU) dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda X, Rabu (2/10). Dalam momentum sakral tersebut, Menteri Basuki menegaskan bahwa kompetensi teknis harus senantiasa berpijak pada karakter pengabdian yang paripurna.
Secara reflektif, Menteri Basuki menggarisbawahi bahwa setiap alumni STT PU memikul tanggung jawab moral sebagai "Insan Pekerjaan Umum". Beliau mengharapkan para wisudawan memiliki dedikasi tinggi dan integritas dalam setiap peran profesional yang akan mereka emban di masa depan.
“Saya berharap alumni STT PU mempunyai karakter sebagai insan pekerjaan umum, yaitu mempunyai dedikasi tinggi dengan pengabdian paripurna, di mana pun Anda bekerja dan apa pun peran saudara-s
Kementerian PUPR secara empiris terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang infrastruktur. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kualitas STT PU yang kini telah meraih akreditasi "Baik". Upaya ini merupakan langkah taktis untuk memastikan bahwa lulusan STT PU mampu bersaing secara kompetitif di level nasional maupun internasional.
Kepada 40 wisudawan—yang terdiri dari 27 lulusan Teknik Sipil, 10 lulusan Teknik Lingkungan, dan 3 lulusan Teknik Informatika—Bapak Menteri berpesan agar tetap optimis dan pantang menyerah. Karakter Smart, kerja keras, serta Akhlakul Karimah disebut sebagai variabel krusial untuk memenangkan persaingan di industri teknik yang kian kompleks.
Menandai babak baru pengembangan kampus, Menteri Basuki turut meresmikan gedung perkuliahan STT PU yang baru di Jalan Laksamana Malahayati, Jakarta Timur. Secara diplomatis, rampungnya fasilitas ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kedaulatan akademis dalam mendukung proses belajar mengajar yang lebih representatif dan inovatif.
Meskipun secara nihilistik bangunan beton akan menua, nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan dalam gedung tersebut diharapkan akan terus hidup melalui kiprah para alumninya di seluruh pelosok negeri.
